oleh

Tanggapi Instruksi PB PMII Penolakan Kenaikan BBM, Ketua Umum PKC PMII Ambil Tindakan

PHR News.id – Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bengkulu Lubis, SH mengatakan PB PMII telah menginstruksikan kepada seluruh PKC, Cabang dan Kader PMII se- Indonesia untuk melakukan gejolak penolakan bahan bakar minya (BBM) pada september yang disebut operasi september bergerak.

Hal tersebut diungkapnya pada phrnews.id, Senin (12/09/2022) di sekertariat PKC PMII Bengkulu. Dirinya bersama tiga cabang PMII Bengkulu akan menyampaikan hasil kajian dalam peryataan sikap yang tegas terkait penolakan kenaikan harga BBM kepada Presiden, DPR RI, Mabes Polri dan Mabes TNI.

“PKC akan memintak Gubernur Bengkulu, DPRD Provinsi Bengkulu, Polda dan Korem 041 Gamas untuk mengirimkan peryataan sikap penolakan terhadap kenaikan BBM ini melalui Faks kepusat,” ungkapnya.

Lanjut, Ia mengatakan intinya ini bentuk sikap rakyat Bengkulu menolak atas kenaikan harga BBM yang dinilai menyengsarakan rakyat kecil.

“Namun jika surat peryataan ini juga tidak menemukan hasil menurunkan BBM maka pilihan terakhir adalah aksi besar- besaran bersama OKP Cipayung, Bem, Siswa dan Sopir Angkot, Nelayan, Grab dan Elemen rakyat kecil yang lain untuk menyatukan gerakan pada aksi puncak september bergerak,” katanya pada phr news.id 

Apalagi telah diketahui sebelumnya gejolak kenaikan BBM telah dilakukan oleh HMI, PMII Cabang, Bem dan Siswa maka ini akan menjadi potensi pengumpulan masa dengan jumlah skala yang besar. (Red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.