oleh

MPN Pemuda Pancasila “Back Up” Pelanggaran Pilkada yang Ditemukan di Bengkulu

BENGKULU, phrnews.id – Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila akan melakukan tindakan perlindungan atau “back up” kader MPC Pemuda Pancasila yang menangkap tangan salah seorang warga yang membawa atribut berbau kampanye dan menyerahkannya ke Bawaslu Provinsi Bengkulu Senin kemarin.

Koordinator Bidang Hukum MPN Pemuda Pancasila, Togar M Nero mengatakan,  tindakan yang dilakukan kader Pemuda Pancasila itu sudah benar dan menjalankan fungsi pengawasan Pilkada sesuai dengan Tupoksi PP sebagai Organisasi Kemasyarakatan.

Para pihak diminta untuk tidak berlebih-lebihan mengambil langkah yang tidak berpihak pada kebenaran. Sebab yang dilakukan oleh kader PP kota Bengkulu hanya mengamankan dan membawa persoalan ini ke Bawaslu yang memiliki kewenangan menangani persoalan tersebut.

“Tidak ada yang salah,  tindakan anak-anak itu sudah tepat.  Biarkan Bawaslu yang memutuskan apakah masuk dalan pelanggaran atau tidak, ” tegas Togar saat dihubungi lewat telepon, Rabu 18 November 2020.

Dia menilai, dengan melaporkan kader PP ke kepolisian merupakan tindakan lucu untuk mengalihkan persoalan.

Sebab dari rekaman video yang beredar dan menjadi viral di sosial media itu,  dia melihat justru tidak ada tindakan kekerasan.  Barang bukti yang diserahkan berserta orang yang membawanya juga sangat mendukung bahwa sudah terindikasi pelanggaran.

“Jangan mengalihkan substansi persoalan yang sesungguhnya, ini bukan persoalan sabun atau jam dinding, tapi lihat secara dalam dari kacamata hukum,” lanjutnya.

Togar juga menyatakan persoalan ini sudah dilaporkan kepada Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno dan menyiapkan langkah hukum jika pihaknya merasa dirugikan.

Kepada para kader di lapisan bawah,  dia menghimbau untuk tidak melakukan tindakan anarkis dan emosional. Persoalan ini sudah ditangani Bawaslu melalui tim Gakumdu.  Para kader PP juga diminta terus melakukan pengawasan dalam mengawal proses demokrasi ini dengan mengedepankan azas praduga tidak beraalah.

“Jalankan aktifitas sesuai peran kita, ” kata Togar M Nero.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.